Program Edukasi Nutrisi Satu Bumi – Sarihusada di Taman Pintar setiap minggu merupakan upaya dari PT Sarihusada untuk mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan status gizi anak di Indonesia.  Program yang dilaksanakan sejak tgl 23 Oktober 2011 ini memiliki dua komponen yaitu edukasi nutrisi untuk anak dan orang tua yang dikemas dalam program pesta anak World Class Citizen dan Program Parenting. Tim Gabungan One Earth Integral Education Foundation, Forum Dokter, Pengajar dan Psikolog Bagi Ibu Pertiwi  dan Forum Kebangkitan Jiwa di support oleh PT Sarihusada untuk melaksanakan kegiatan ini.

 

Report ini merupakan, laporan pelaksanaan program Edukasi Nutrisi Satu Bumi – Sarihusada, periode 23 Oktober 2011 – 8 Januari 2012 dan dokumentasi hasil penelitian studi dampaknya pada orang tua dan anak yang dilakukan lewat Survai Longitudinal.  Program Edukasi Nutrisi Satu Bumi – Sati Husada yang dilakukan  setiap hari minggu selama 3 bulan ini telah diikuti oleh total  1.188 orang.  Dimana 556 orang diantaranya adalah anak dan 632 orang merupakan orang tua anak atau nenek atau kerabat lain dari anak.  Jumlah ini melebihi target jumlah perserta yang direncanakan. Persentase pencapaian pesertanya 124% dari target yang direncanakan.  Daerah asal peserta tidak hanya dari  D.I. Yogjakarta tetapi ada juga yang berasalah dari propinsi Jawa tengah dan Jawa Tmur serta dari  Medan, Balikpapan dan Tanggerang.

Sistem edukasi yang diadopsi sangat unik dan koprehensip. Guna mengasilkan ouput yang optimal, edukasi dilaksanakan berbasiskan tema dan secara integral menyentuh semua lapisan tubuh manusia.  Edukasi tidak hanya dilakukan pada tataran pikiran dan intelek tetapi tetapi juga menyentuh lapisan fisik, energi, rasa, intelegensia dan jiwa lewat latihan self empowerment.  Kemelekatan materi pada peserta digawangi dengan mengawinkan informasi nutrisi yang disampaikan dengan nilai budaya nusantara seperti gotong royong dan nilai-nilai universal peacelove and harmony.  Penyampaian  materi  pada  orang tua dilakukan dengan penjelasan, peragaan , latihan dan tanya jawab.  Sedangkan pada anak-anak materi yang sama disampikan lewat lagu, gerak, story telling, permainan, dolanan jamuran dan latihan, permainan serta mewarnai/menempel.  Sistem edukasi yang diadopsi digemari oleh orang tua dan anak-anak serta materi yang disampaikan memberikan manfaat dan dampak pada pengetahuan,  tingkat nutrisi anak serta meningkatkan kesehatan psikologis anak dan orang tua.

Studi longitudinal untuk mengetahui dampak dari proram Edukasi Nutrisi Satu Bumi – Sarihusada dilakukan oleh SurveyMETER. Studi mendokumentasikan 91% orang tua mengatakan mempraktekan pengetahuan atau latihan yang di berikan dalam program Edukasi Nutrisi. Bahkan sebanyak 95% orang tua menyebutkan Program Edukasi Nutrisi  tidak hanya bermanfaat bagi anak tetapi juga bagi orang tua.  Program edukasi nutrisi tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang nutrisi tapi juga mampu merubah tingkah laku dan kebiasaan anak. Sebanyak 74% orang tua melaporkan adanya perubahan dalam tingkah laku atau kebiasaan atau pengetahuan dari anak setelah mengikuti program Edukasi Nutrisi kearah yang lebih baik. Seperti anak menjadi lebih banyak minum air putih, suka minum susu, cara makan dan jajannya mulai bisa diatur, lebih suka makan sayur, semangat makan buah,  berkurangnya anak jajan, anak tahu permen bisa merusak, sudah bisa membedakan  apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak, lebih percaya diri, anak tidak mudah flu atau tertular penyakit, anak semakin kreatif bertanya, semakin nurut, tidak takut-takut lagi, berani melakukan kegiatan apapun, tidak minder, anak lebih bisa dikontrol, tambah ceria,  anak lebih berani dan mandiri, selalu mencuci tangan sebelum makan, jadi lebih perduli dengan teman dan mau berbagi.

 

Menggunakan analisis Difference in differences pada data sebelum program (baseline) setelah program (endline) dari sampel treatment (ikut program)  dan kontrol (tidak ikut program) menunjukkan bahwa orang tua yang mengikuti program edukasi nutrisi pengetahuannya tentang komponen nutrisi yang perlu ada dalam makanan sehari –hari anak lebih tinggi dibandingkan dengan orang tua yang tidak mendapatkan edukasi nutrisi, untuk sayur signifikan meningkat sebesar 10% dan untuk protein meningkat sebesar 15%. Keadaan psikologis, mental emosional dari orang tua yang  mengikuti program edukasi nutrisi menunjukkan perkembangan yang mengembirakan dan sangat kondusif bagi pertumbuhan anak untuk menjadi anak yang berkualitas World Class Citizen.    Secara significant menurunkan prasangka merasa orang bersikap tidak ramah atau merasa tidak di sukai orang  yaitu  berturut-turut sebesar 13% dan 14 %.  Walaupun tidak significant dalam presentase yang cukup besar  tampak program edukasi nutrisi cenderung meningkatkanseft esteem dan optinisme orang tua yang ikut program serta mengurangi kesulitan tidur.  Hal ini tercemin pada meningkatnya 18% rasa kepercayaan merasa sama baiknya dengan orang lain, meningkatkan optinisme akan masa depan 11%,  meningkatkan kemampuan untuk menikmati hidup 11% dan melaporkan berkurangnya mengalami kesulitan tidur sebanyak 10%.

Dampak program edukasi nutrisi pada anak,  program cenderung meningkatkan frekuensi makan 5 kali dalam satu minggu konsumsi sayur dari kelompok yang  level konsumsi sayurnya sangat rendah sebelum program yaitu sebesar 13%, mampu menurunkan konsumsi makanan fast food seperti sosis/naget/bakso/burger sebesar 14 persen dan sedikit penurunan dalam frekuensi makan snack yang manis/gurih.  Namun anak  dan orang tua perlu mengikuti program edukasi nutrisi yang lebih lama dan intensif untuk bisa meningkatkan konsumsi susu dan menurunkan  konsumsi permen/coklat  serta minuman bersoda/bergula, yang merupakan penyebab  utama obesitas pada anak.  Karena frekuensi konsumsi minuma ber-soda/ ber-gula, permen serta coklat dari anak yang mengikuti program edukasi nutrisi masih tinggi.

 

Selain itu, program edukasi nutrisi juga memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan anak dalam hal konsentrasi, sosialisasi dan keceriaan. Dalam perubahan prosentase yang besar orang tua yang ikut program paling tidak tiga sesi melaporkan anaknya yang tidak bisa berkonsentrasi menurun sebanyak 10% dibandingkan dengan yang tidak ikut program. Demikian juga orang tua yang melaporkan anaknya tidak mau bergaul dengan orang lain  berkurang sebanyak 8%.  Sedangkan yang melaporkan anaknya sedih dan tidak ceria menurun 2% dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak ikut program.  Program juga memberikan dampak langsung pada status nutrisi anak.  Dengan menggunakan indikator BMI  tampak anak yang ikut program edukasi nutrisi relative dengan anak di kelompok kontrol, berkurang yang mengalamiover weight dan obesitas, sebanyak 4%. Ini sedikit menandakan adanya keberhasilan dari promosi edukasi nutrisi yang menganjurkan memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta mengurangi kuantitas, jumlah konsumsi  gula, minuman ber-soda/bergula walaupun frekuensi makannya belum berkurang.

 

Melihat manfaat dan dampak yang  beragam dan banyak yang diberikan oleh program edukasi nutrisi pada anak dan orang tua seperti diperlihatkan lewat studi longidudinal, mengisyaratkan pada kita semua bahwa program ini perlu dilanjutkan dan diperluas cakupannya.  Program ini sebaiknya tidak hanya di Taman Pintar tetapi juga dilakukan di tempat lain di Propinsi Yogjakarta khususnya dan di Indonesia pada umumnya sehingga peningkatan status gizi dan kesehatan anak semakin nyata.  Mengikutkan pemangku kepentingan yang lain untuk mengatasi permasalahan gizi seperti Guru dan tokoh masyarat juga penting dilakukan, sehingga kesinambungan dari dampak program ini bisa terjaga dan bertahan di masyarakat.

 

Kepada semua fihak yang telah membantu untuk terlaksananya program ini secara baik dan berhasil guna: PT Sarihusada, Taman Pintar, SurveyMETER, keluarga besar One Earth Integral Education Foundation, Forum Dokter, Pengajar dan Psikolog Bagi Ibu Pertiwi dan Forum Kebangkitan Jiwa,  kami menghaturkan Penghargaan  dan Ucapan Terima Kasih yang sebesar-besarnya atas suppotnya yang luar biasa.

Salam Indonesia!

 

Yogyakarta, 23 Januari 2012

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *